Selasa, 16 Juli 2019
Rengekan Kesadaran
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Rengekanmu menjengkelkan..
Rengekanmu menyebalkan..
Rengekanmu membuatku sangat tak nyaman..
Begitu kira-kira ungkapan hati ku ketika sedang lelah. bukan lelah menghadapi sikapmu, tapi karena memang tubuh ini mudah lelah sehingga tak bisa banyak membersamaimu nak. sehingga aku pun paham itu sebagai tanda protesmu atas "lelah" ku nak. terus belajar tidak marah atas rengekanmu itu, karena aku pun paham rengekan manusia bertubuh mungil yang sedang aku hadapi adalah salah satu nikmat terbesar pemberian Allah Swt. betapa banyak perempuan diluar sana yang menginginkan sekali merasakan "rengekan" dari anak yang tak kunjung hadir dirumah mereka. aku sadar betul itu nak..
Aku pun Insya Allah tak pernah menyalahkan Allah atas kondisi ini, ini pun salah satu nikmat besar yang Allah kasih buatku. bahkan sakit ini sebagai self awereness untuk selalu berusaha menjadi ibu yang lebih baik untukmu. sungguh banyak hal-hal yang tak terbayangkan, termasuk aku bisa memilikimu,bisa bersamamu diusiamu ampir 6 tahun. sungguh tak terbayangkan jika faktanya aku tak bisa hamil, juga fakta jika aku dalam bahaya saat melahirkan, semua terlewati.
Juga tentang vonis dokter bahwa aku tak bisa banyak waktu bersamamu, aku serahkan pada Allah yang menggenggam kehidupan ini. Dia Allah Yang Maha Mengatur urusan makhluknya. bukankah sakit atau tidak sakit orang tua memang tak akan selamanya bersama anak?
Membersamaimu bukan tentang mengejar batas waktu itu. tapi sebagai syukurku diberi kesempatan menikmati menjadi ibu dari anak manis sepertimu nak.
Hanya saja terkadang aku tak tahu caranya mengungkapkan kekecewaan terhadap diriku yang terkadang tidak bisa membersamaimu saat kamu butuh aku terutama saat malam, sudah hampir 1 tahun ini setelah magrib aku tak bisa banyak beraktivitas, lalu kamu kecewa karena aku tak bisa menemanimu, dan rengekan itu dengan suara yang memekakan telinga makin membuatku pilu karena aku tak bisa membuatmu berhenti merengek kecuali aku bisa menemanimu bermain, tapi aku nyatanya tak bisa bermain karena "lelah"..
Maafkan mami nak, mami tidak banyak waktu saat mikhaila butuh main ketika malam. doakan mami semoga mami sehat terus, panjang umur, bisa banyak waktu bermain sama mikhaila. Mami sayang mikhaila karena Allah
Jakarta, 7 Juli 2019
8.30 Pm
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Hello 2020
بسم الله الرحمن الرحيم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Rasanya udah lama banget gak ngeblog. Mudah-mudahan tahun 2020 ini bisa lebih...
-
Bismillah.. Gak terasa hari ini adalah hari terakhir Challange #ODOPfor30days di rumah belajar menululis IIP Bogor. apa sih Challang...
-
Tak terasa 8 tahun berlalu waktu bergulir begitu cepat. Kaysan sudah 8 tahun kini usianya yang aku rawat seorang diri semenjak kepergian su...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar